Rabu, 09 November 2022

Pemodelan dan Simulasi Oleh Muhammad Randy Janitra (Tugas 6)

Langkah - Langkah Dasar Pemodelan 

Menetapkan karakteristik masukan.

– Biasanya dimodelkan sebagai distribusi probabilitas  

Menkonstruksi tabel simulasi.         

– Spesifikasi masalah         

– Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan dan lebih dari satu respon 

– Pengulangan  

Membangkitkan nilai secara berulanag untuk setiap masukan dan mengevaluasi fungsi. 

Sistem Antrina terdiri dari:  

Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan.  

Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak.  

Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas.  

Kapasitas sistem: tidak ada batasan  

Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO

Aliran Sistem Antrina

Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan.  

Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif  

Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan 

Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah.  

Clock simulasi: Trace waktu simulasi.

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id/




1.      Sebutkan Kategori Sistem ?

a.       Sistim Diskrit dan Sistem Kontinyu.

2.      Sebutkan Klasifikasi Model dalam Simulasi ?

a.       Model Simulasi Statik vs. Dinamik

b.      Model Simulasi Deterministik vs. Stokastik

c.       Model Simulasi Kontinyu vs. Diskrit

3.      Apa itu Simulasi ?

a.       Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata

4.      Apa itu Model ?

a.       Model adalah Suatu representasi sederhana dari sebuah sistem (atau proses atau teori), bukan sistem itu sendiri

5.      Apa saja tipe-tipe Model ?

a.       Fisik dan Matematis

6.      Apa itu Simulasi ?

a.       Simulasi diartikan sebagai teknik menirukan atau memperagakan kegiatan berbagai macam  proses atau fasilitas yang ada di dunia nyata.

7.      Sebutkan beberapa jenis permasalahan utama dimana simulasi dibangun menjadi alat yang bermanfaat?

a.       Perancangan dan analisis sistem manufaktur

b.      Evaluasi sistem persenjataan militer atau persyaratan militer lainnya

c.       Penentuan persyaratan hardware atau protokol untuk jaringan komunikasi

8.      Sebutkan Kondisi Yang Membutuhkan Simulasi?

a.       Meningkata kinerja sistem melalui pembangunan/pembentukan model.

b.      Eksperimen desain dan aturan baru sebelum diimplementasikan.

c.       Memahami dan memverifikasi solusi analitik.

9.      Sebutkan Kondisi Tidak Memerlukan Simulasi?

a.       Jika masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana.

b.      Jika eksperimen langsung lebih mudah dilakukan.

c.       Jika masalah dapat diselesaikan secara analitik.

10.  Apa itu Penetapan tujuan dan rencana proyek?

a. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.

11.  Apa itu Konseptualisasi model?

a. Membangun model yang masuk akal.

12.  Apa itu Pengumpulan data?

a. Mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).

13.  Apa itu Penerjemahan model?

a. Konversi model suatu bahas pemrograman.

14.  Apa itu Verifikasi?

a. Verifikasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.

15.  Sebutkan beberapa Kelebihan Simulasi !

a. Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan beberapa kondisi operasi yang berbeda.

b. Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.

c. Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen.


Senin, 07 November 2022

Pengantar Kecerdasan Tiruan Oleh Muhammad Randy Janitra (Tugas 6)

 

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia. Sedangkan menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk menampilkan perilaku yang dianggap sama cerdasnya dengan jika kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia.

Dengan kata lain AI merupakan sistem komputer yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang umumnya memerlukan tenaga manusia atau kecerdasan manusia untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

AI sendiri merupakan teknologi yang memerlukan data untuk dijadikan pengetahuan, sama seperti manusia. AI membutuhkan pengalaman dan data supaya kecerdasannya bisa lebih baik lagi. Poin penting dalam proses AI adalah learning, reasoning dan self correction. AI perlu belajar untuk memperkaya pengetahuannya. Proses belajar AI pun tidak selalu disuruh oleh manusia, melainkan AI akan belajar dengan sendirinya berdasarkan pengalaman AI saat digunakan oleh manusia.

 

Contoh Kecerdasan Buatan :

DeepFace Facebook

Salah satu contoh dari AI adalah teknologi DeepFace yang dimiliki oleh Facebook. AI ini berfungsi untuk mengenali wajah orang yang ada pada postingan foto. Dengan teknologi ini, kamu tidak perlu lagi menandai seseorang yang ada pada foto secara manual, karena AI ini yang akan melakukannya.

Rekomendasi E - Commerce

Konsep penerapan AI yang sering kamu jumpai salah satunya adalah rekomendasi produk pada e-commerce. Mungkin kamu pernah berbelanja di salah satu e-commerce dan ketika kamu berbelanja ada produk-produk yang direkomendasikan untukmu. Produk yang direkomendasikan tersebut bukan dari seseorang yang memprediksi kira-kira kamu beli apa ya? Produk rekomendasi tersebut merupakan hasil dari proses AI.

Asisten Virtual

Asisten virtual, ada banyak penyedia asisten virtual seperti Google assistant, Siri atau Alexa. Seperti asisten pada umumnya, asisten virtual ini juga bisa kamu ajak berinteraksi. Selain itu asisten virtual dapat mencatat kapan kamu ada janji atau acara dan memberikan informasi ketika waktu acara yang ditentukan segera tiba.

 

Secara garis besar sebuah kecerdasan buatan dapat melakukan salah satu dari keempat faktor berikut.

v  Acting humanly, sistem yang dapat bertindak layaknya manusia.

v  Thinking humanly, sistem yang bisa berpikir seperti halnya manusia.

v  Think rationally, sistem yang mampu berpikir secara rasional.

v  Act rationally, sistem yang mampu bertindak secara rasional.

 

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah Sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Rabu, 02 November 2022

Pemodelan dan Simulasi Oleh Muhammad Randy Janitra (Tugas 5)

Langkah - Langkah Studi Simulasi

Formula masalah

Penetapan tujuan dan rencana proyek: pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.

Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).

Penerjemahan Model: konversi model suatu bahas pemrograman.

Veri…kasi: Veri…kasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.

Validasi: Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.

Desain Eksperimen: Berapa banyak runs? Untuk berapa lama? Jenis variasi masukannya seperti apa ?

Produksi runs dan analisis: running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran.

Jalankan lagi (More runs) ?: mengulangi eksperiemn jika perlu.

Dokumentasi dan pelaporan: Dokumen dan laporan hasil

Implementasi

Formula masalah : 

 

- Mengidentifikasikan maslah yang akan diselesaikan

- Mendeskripsikan operasi sistim dalam term-term obyek dan aktivitas dalam suatau layout

- Mengidentifikasi sistem dalam term-term variabel input (eksogen), dan output (endogen) 

- Mengkatagorikan variabel input sebagi decision (controllable) dan parameters (uncontrollable)

 

Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.

- Memahami sistem 

Pendekatan proses (atau pendekatan alarian fisik (physical flow approach)) didasarkan pada tracking flow dari entitas-entitas keseluruhan sistem berikut titik pemorsesan dan aturan keputusan percabangan 

Pendekatan peristiwa (event) (atau pendekatan perubahan keadaan (state change approach)) didasarkan pada definisi variabel keadaan internal dan events sistim yang mengubahnya, diikuti oleh deskripsi operasi sistim ketika suatu event terjadi – konstruksi model :

- Definisi obyek, atribut, metode 

- Flowchart metode yang relevan 

- Pemilihan bahas implemntasi

- Penggunaan random variates dan statistik kinerja 

- Coding dan debugging

 

Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi

- Observasi langsung dan perekaman manual variabel yang diseleksi(selected)

- Time-stamping untuk men-track aliran suatu entitas keseluruh sistem 

- Menyeleksi ukuran sample yang valid secara statistik 

- Menyeleksi sutau format data yang dapat diproses oleh komputer 

- Analisis statistik untuk menetapkan distribusi dan parameter data acak

 

Desain Eksperimen:  Berapa banyak runs

Jenis variasi masukannya :

- Evaluasi statistik output untuk mementapkan beberapa level presisi yang diterima dari pengukuruan kinerja

- Analisi terminasi digunakan jika interval waktu riil tertentu akan disimulasikan 

- Steady state analysis digunakan jika obyek of interest merupakan rata-rata long-term

 

Jebakan Simulasi

 

- Gagal mengidentifikasi tujuan secara jelas

- Desain dan analisis eksperimen simulasi tidak memadai 

- Pendidikan dan pelatihan yang tidak memadai

 

Fitur-Fitur Software Simulasi yang dibutuhkan

 

- Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilitas U(0,1).

- Membangkitkan nilai-nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, mis. eksponensial.

- Memajukan waktu simulasi.

- Menentukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar. - - -- Menambah atau menghapus record pada list.

- Mengumpulkan dan menganalisa data.

- Melaporkan hasil.

- Mendeteksi kondisi error.

 

Soal :

Apa yang dimaksud dengan model ?

Apa yang dimaksud dengan simulasi ?

Berikan contoh dan jelaskan mengenai jenis-jenis dari model dan perbedaannya ?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan simulasi ?

Kapan simulasi dapat digunakan sebagai pendekatan penyelesaian persoalan dan kapan tidak dapat digunakan ?

Apakah perbedaan antara model stokastik & model deterministik dalam bentuk variabel input dan dengan cara menginterpretasikan hasilnya

Apakah 2 karakteristik sistem yang menyebabkannya menjadi kompleks ?

Apa yang menjadi prinsip-prinsip dalam pengembangan model ? Berikan contohnya ?

 

Jawaban :

Model adalah Representasi dari suatu objek, benda dan ide-ide dalam bentuk yang lain dengan entitasnya dan Model berisi informasi tentang suatu sistem yang dibuat dengan tujuan untuk memperlajari perilaku sistem yang sebenarnya.

Simulasi merupakan model tiruan dari sistem nyata.

Jenis-jenis Model Simbolik :

•Model Stokastik : mencakup distribusi kemungkinan untuk input & memberikan serangkaian nilai dari sekurang-kurangnya 1 variabel output dgn probabilitas yang berkaitan pada tiap nilai.

Contoh : waktu kedatangan pelanggan, waktu antrian pelanggan.

•Model Deterministik :Model yang dipergunakan untuk memecahkan suatu persoalan dalam situsai yang pasti.

Contoh : proses kimia, peta, dsb.

•Model Statis : yang berhubungan dengan keadaan sistem pada suatu saat tidak mempertimbangkan perubahan waktu, biasa hanya melibatkan pembangkitan bil.random untuk simulasi.

Contoh : penganggaran keuangan univ., penentuan jumlah persediaan gudang, dsb.

•Model Dinamis : yang berkaitan dgn keadaan sistem pada waktu berkelanjutan, mengandung proses perubahan setiap saat akbiat suatu aktivitas.

Contoh : Simulasi layangan perbankan yang buka dari jam 08.00-15.00.

Simulasi didefinisikan sebagai proses mendesain model dari suatu sistem nyata dan melakukan eksperimen dengan model tersebut untuk memahami perilaku sistem itu atau mengevaluasi berbagai strategi operasi dari sistem.

Simulasi Digunakan ketika suatu pemodelan telah dilakukan dan Simulasi Dihentikan ketika hasil simulasi terdapat kesalahan.

Perbedaan Model Stokastik dan Deterministik :

•Model Stokastik : mencakup distribusi kemungkinan untuk input & memberikan serangkaian nilai dari sekurang-kurangnya 1 variabel output dgn probabilitas yang berkaitan pada tiap nilai.

Contoh : waktu kedatangan pelanggan, waktu antrian pelanggan.

•Model Deterministik :Model yang dipergunakan untuk memecahkan suatu persoalan dalam situsai yang pasti.

Contoh : proses kimia, peta, dsb.

Berikut Dua karakteristik yang menyebabkan kompleksitas sebuah sistem dan dua contoh karakteristik tersebut dalam sebuah sistem antrian ATM, yaitu:

    Saling ketergantungan antar elemen sehingga tiap elemen berpengaruh terhadap elemen lain. Contoh: lama waktu mengantri seorang pelanggan dipengaruhi oleh banyaknya jumlah pelanggan yang mengantri dan lamanya waktu transaksi pada pelanggan-pelanggan sebelumnya.

    Variabilitas adalah perilaku elemen yang menghasilkan ketidakpastian. Contoh: waktu transaksi melalui ATM bervariasi untuk tiap pelanggan, kita tidak tahu pasti berapa lama waktu transaksi yang akan terjadi pada tiap pelanggan.

Perinsip-prinsip pengembangan model: Mulai -formulasikan hipotesis -buat model -jalankan model -hipotesis benar -selesai (Start -formulate hypotheses -develop a model -run a model ­hypotheses correct -end) Atau: Definisikan masalah -formulasi model awal -validasi model -simulasi model atau reformulasi model -aplikasi model. Yang dimaksud dengan simulasi deterministik, stokastik, dinamik, dan discrete-event.

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

 

 

 

 

 

 

 

 

UAS_Pengantar Kecerdasan Tiruan_7D_MuhammadRandyJanitra_1903015210

  Artikel ini dibuat sebagai pengumpulan jawaban UAS Sebagaimana yang tertuang dalam  https://onlinelearning.uhamka.ac.id